CBDC – TFI
Character Building Agama
MELAKUKAN
KEGIATAN – Kepedulian Sosial
Judul
Project
Pandangan Tentang Agama dan Kebhinnekaan Menurut Tokoh
Agama Indonesia
Identitas
Kelompok
Nim
|
Nama
|
Jabatan
(ketua, sekertaris, anggota)
|
2001553730
|
Ferdryan Cen
|
Ketua
|
2001571664
|
Alex
Rocky Cahyadhi
|
Sekretaris
|
2001578922
|
Albertus
Christyadhi
|
Anggota
|
2001578304
|
Edwindo
Laurenzo .W
|
Anggota
|
2001589586
|
Gelar Muhamad .G
|
Anggota
|
2001561335
|
Kelvin
|
Anggota
|
2001563990
|
Tony Andreas
|
Anggota
|
2001570882
|
Endrew
|
Anggota
|
Kelas
|
LC 01
|
BINUS UNIVERSITY
2017
HALAMAN PENGESAHAN PROPOSAL
Project Luar Kelas Character Building Agama
1. Judul Project : Pandangan Tentang Agama dan Kebinnekaan Menurut
Tokoh Agama Indonesia
2. Lokasi Project : 1. Vihara Theravada Pitakananda Jl. Jemb. Dua No.176, RT.2, Pejagalan, Penjaringan, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14450.
2. Gereja Protestan Indonesia Barat
3. Marian Center Indonesia Jl. Karmel II Blok D No.1, RT.012/RW.004, Kb. Jeruk,, RT.9/RW.4, Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11530
3. Kelompok Target Kegiatan : Tokoh Agama Katolik, Kristen dan Buddha
4. Nama Anggota Kelompok :
1. Ferdryan Cen : Ketua Kelompok
2. Alex Rocky Cahyadhi : Sekretaris
3. Albertus Christyadhi : Anggota
4. Endrew : Anggota
5. Endwindo Laurenzo W : Anggota
6. Gelar Muhammad G : Anggota
7. Kelvin : Anggota
8. Tony Andreas : Anggota
5. Mata Kuliah : Character Building Agama
6. Kelas : LC01
7. Dosen : Untung Suhardi, S.Pd., M.Fil.H
Jakarta,
Mengetahui
Dosen CB Agama Ketua Kelompok
DAFTAR
ISI
Pendahuluan…………………………………………………………………………………….
A.
Latar Belakang …...……………………………………………………………….4
B.
Deskripsi Situasi …………………………………………………………………..4
C.
Permasalahan
……...………………………………………………………………4
D.
Tujuan dan Manfaat Kegiatan
………….………………………………………5
Metode Kegiatan………………………………………………………………………………..
A.
Metode dan Rencana Kegiatan
……………………………………….…………..6
B.
Waktu Kegiatan
…………………………………………………….…………….6
Konsep………………….…………………………………………………….….……………7
Lampiran
A.
Pengeluaran Biaya Kegiatan
…………………………..………….………………8
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Sebagai warga
negara Indonesia, kita pasti menganut salah satu agama
untuk menjadi
pedoman hidup kita masing – masing. Namun, setiap agama yang berada di
Indonesia memiliki ajaran yang berbeda – beda dan memiliki sudut pandang yang
berbeda – beda. Dasar negara Indonesia pada sila pertama yang menekankan bahwa
Indonesia menjujung tinggi asas agama yang berbunyi “ KeTuhanan Yang Maha Esa”
yang berarti negara Indonesia tidak memeluk erat satu agama melainkan
mempersatukkan semua agama yang ada di Indonesia. Ada 6 agama yang di akui di
Indonesia yakni Islam,Kristen, Khatolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu tentu
menjadi keanekaragaman dan ciri khas setiap agama. Setiap agama memiliki tempat
ibadah, kita suci, dan tata acara peribadahan atau cara berdoa yang berbeda.
Disini kita sebagai warga negara Indonesia perlu memiliki rasa toleransi antar
umat beragama yang sudah menjadi kebhinnekaan bangsa kita. Sudah layaknya
apabila kita mencari tahu keberagaman agama agar tidak terjadi salah paham yang
dapat menibulkann perpecahan antar agama dan pertentangan antar umat beragama
dan saling hidup rukun.
B.
Deskripsi Situasi
Di era teknologi yang semakin berkembang masih sangat rawan
dengan
perdamainan antar umat beragama. Pada tahun sekarang ini,
ada begitu banyak isu tentang penistaan agama. Tetapi isu yang disebarkan
tersebut belum tentu benar adanya dan sumber dari isu tersebut tidak diketahui
atau biasanya yang di kenal dengan kata HOAX. Hal ini membuat banyak warga
Indonesia terjerat dalam perselisihan agama dan menimulkan perpecahan antar
umat beragama atau hilangnya rasa toleransi antar agama.
C.
Permasalahan
Di jaman yang semakin berkembang ini banyak orang yang
terjerat dalam
perselisihan antar agama. Namun, sumber permasalahnnya
tidak diketahui dari mana asalnya. Untuk di jaman sekarang ini warga Indonesia
lebih percaya HOAX atau berita yang bohong daripada berita yang sebenarnya. Hal
ini yang dapat membahayakan warga Indonesia karena akan membuat perpecahan
dalam persatuan bangsa Indonesia. Biasanya dalam masalah tersebut ada
profokator – profokator yang bukan dari agama yang diperselisihkan ikut –
ikutan untuk meghancurkan agama lain. Ini lah yang sangat disayangkan jika
warga menjadi berselisih karena adanya masalah antar agama yang sebenarnya atau
aslinya tidak nyata.
D.
Tujuan dan Manfaat
Kegiatan
Tujuan kegiatan ini
adalah untuk mengetahui pendapat atau pandangan –
pandangan dari para
tokoh agama yang ada di Indonesia tentang perselisihan yang timbul antar umat
agama yang berbeda – beda dan menghindari berita yang tidak benar atau yang
disebut HOAX yang dapat memecah belah agama di Indonesia dan manfaat kegiatan
ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara kita menghindari perselisihan dan
berita – berita yang tidak benar adanya dan cara mengatasi permasalahan yang
timbul dari perbedaan masing – masing agama.
BAB II
METODE KEGIATAN
A.
Metode dan Rencana
Kegiatan
Pada
pelaksaannya kamu akan melakukan kegiatan wawancara dengan sejumlah tokoh agama
Indonesia yang meliputi agama Islam, Kristen dan Buddha. Namun, sebelum
kegiatan ini dimulai kami meminta persetujuan dari masing – masing tokoh agama
Indonesia untuk bersedia kami wawancara dan merekan seluruh kegiatan wawancara.
Dalam pelaksanaanya kami menyiapkan lima pertanyaan yang masing – masing
pertanyaan, di mana setiap pertanyaan bertopik agama dan kebhinnekaan. Berikut
adalah pertanyaan wawancara yang akan kamu ajukan :
1. Menurut bapak/ibu,
apakah kerukunan dalam beragama di Indonesia sudah
terlihat jelas atau tidak?
2. Di Indonesia terdapat peristiwa penistaan agama yang terjadi saat
ini. Menurut bapak/ibu, bagaimana hal ini terjadi dan cara menyikapinya?
3. Menurut bapak/ibu, apakah perkembangan teknologi yang sangat
pesat mempengaruhi pola pikir dan rasa toleransi antar umat beragama?
4. Menurut bapak/ibu, Bagaimana upaya menyujudkan toleransi antar umat
beragama?
5. Menurut bapak/ibu, apa pesan untuk generasi muda bangsa Indonesia
mengenai keBhinnekaan dalam bentuk umat beragama?
B.
Waktu Kegiatan
BAB III
KONSEP
Di jaman sekarang
ini, negara Indonesia mengalami perselisihan antar agama. Di mana perselisihan
tersebut menimbulkan perpecahan agama yang berada di Indonesia. Indonesia
memiliki 6 agama yang diakuinya dan masing – masing agama tersebut selalu
terpusatkan pada Agama dan keBhinnekaan. Agama yang artinya sebuah koleksi
terorganisir dari kepercayaan, sistem budaya dan pandangan dunia yang
menghubungkan manusia dengan tatanan atau perintah dari kehidupan
sedangkan
bhinneka adalah moto atau semboyan bangsa Indonesia yang tertulis pada lambang
negara Indonesia, Garuda Pancasila. Agama dan keBhinnekaan harus menjadi satu
dalam persatuan dan kesatuan Indonesia.
Dalam Agama yang berada di Indonesia memiliki peran tokoh
agama di setiap agama untuk menjaga kerukunan antar agama. Tokoh agama tersebut
adalah ulama, pendeta,biksu,romo,ustad, dan lain – lain. Biasanya dalam suatu
agama yang memiliki tokoh agama atau pemuka agama memiliki konstribusi dalam
agamanya tersebut, sehingga banyak dijadikan panutan dan teladan bagi
masyarakat ataupun pemeluk agama tersebut. Jika tokoh agama atau pemuka agama
tidak memiliki konstribusi dalam agamanya tersebut maka yang akan terjadi
adalah perpecahan antar agama dan tidak memiliki rasa toleransi antar agama.
Jadi untuk menyelesaikan perselisihan atau perpecahan
antar agama di Indonesia. Kita perlu mengetahui sumber masalah tersebut dan
jangan percaya sumber yang tidak tahu asal usulnya atau menayakan tentang agama
dan kebhinnekaan kepada para tokoh agama
karena tokoh agama memiliki peran yang penting di dalam suatu agama. Untuk itu,
kita melakukan kegiatan wawancara untuk mengatasi dan menghindari perpecahan
antar umat dari pandangan para tokoh di Indonesia.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar